Tribunnews8.com, KARO – Kawasan wisata Deleng Singkut, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah video mengenai pungutan parkir sebesar Rp20.000 kepada wisatawan viral di media sosial.
Viralnya persoalan tersebut mendapat perhatian anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Salmon Sumihar Sagala. Ia meminta pemerintah daerah membenahi tata kelola pariwisata agar persoalan pungutan yang dinilai memberatkan wisatawan tidak kembali terjadi.
Menanggapi persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Karo bersama kepolisian kemudian melakukan edukasi dan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha wisata serta pengelola kios di kawasan Deleng Singkut. Pengusaha wisata yang terkait juga menyampaikan permintaan maaf.
Pemkab Karo memilih pendekatan edukatif dalam menangani persoalan tersebut. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus mencegah citra buruk terhadap destinasi wisata Karo akibat persoalan pungutan di lapangan.
Kasus Deleng Singkut menjadi pengingat bahwa perkembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada pelayanan, transparansi tarif, kenyamanan dan keamanan wisatawan. Persoalan kecil yang direkam wisatawan dan menyebar di media sosial dapat dengan cepat menjadi isu besar.
Selain Deleng Singkut, sejumlah agenda wisata besar juga masih menjadi perhatian pada akhir Agustus 2026, termasuk Makassar International Eight Festival and Forum, Dieng Culture Festival, Banda Aceh Colossal Coffee Experience dan Subayang Festival yang berlangsung 28–30 Agustus.







