512 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG, BGN Suspend SPPG

Peristiwa33 Dilihat

Tribunnews8.com, SIDOARJO – Sebanyak 512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Data tersebut disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN) berdasarkan hasil investigasi lapangan pada Rabu (2/9/2026).

Para santri dilaporkan mengalami sejumlah keluhan kesehatan, di antaranya mual, pusing, sakit dan lemas. Mereka kemudian mendapat penanganan medis dan dirujuk ke sejumlah rumah sakit di wilayah Sidoarjo. Dari 512 korban, 312 santri telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, sekitar 80 masih menjalani perawatan, sedangkan 120 lainnya masih dalam observasi.

BGN bersama Dinas Kesehatan melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap makanan serta proses penyajian dan distribusi MBG yang diberikan kepada para santri. BGN menyatakan penanganan kesehatan para korban menjadi prioritas utama.

Sebagai langkah awal, BGN menjatuhkan sanksi suspend berat selama 30 hari terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Talang Angin, Kalitengah, Sidoarjo, yang memasok makanan tersebut. BGN juga mengusulkan pencopotan dan pergantian kepala SPPG sebagai bagian dari evaluasi dan pertanggungjawaban.
https://www.metrotvnews.com + 1
Kasus ini kembali menjadi perhatian terhadap aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Pemerintah diharapkan memastikan setiap tahapan, mulai dari pengolahan, penyimpanan hingga distribusi makanan, mengikuti standar operasional yang ketat agar kejadian serupa tidak kembali menimpa para penerima manfaat.
detiknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *