Ikan Mati di Sungai Batang Ayumi, HIPSI Minta Pemko Padangsidimpuan Segera Pastikan Penyebabnya

Uncategorized49 Dilihat

Tribunnews8.com, PADANGSIDIMPUAN — Himpunan Penjala Sungai Indonesia (HIPSI) meminta Pemerintah Kota Padangsidimpuan memberikan perhatian serius terhadap kematian ikan yang terjadi di aliran Sungai Batang Ayumi, mulai dari wilayah Batu Nadua Jae hingga Kelurahan Kantin. Hingga kini, penyebab kematian ikan tersebut belum diketahui secara pasti.

Ketua Umum HIPSI, Darman Lubis, mengatakan pihaknya telah melaporkan persoalan tersebut kepada sejumlah instansi Pemerintah Kota Padangsidimpuan, termasuk Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup. Bahkan, sampel ikan disebut telah dibawa oleh pejabat bidang terkait untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Darman yang juga mengelola lubuk larangan yang dibina HIPSI mengaku sangat menyayangkan kondisi tersebut karena ikan yang selama ini dipelihara masyarakat mengalami kematian. Menurutnya, masyarakat pemilik lubuk larangan membutuhkan kepastian mengenai penyebab kematian ikan agar dapat mengetahui langkah yang harus dilakukan untuk melindungi sumber daya ikan di sungai.

“Kami sangat berharap kepada Bapak Wali Kota Padangsidimpuan agar memperhatikan kami masyarakat yang memiliki lubuk larangan. Kami juga bagian dari masyarakat Kota Padangsidimpuan dan selama ini ikut menjaga serta memelihara ikan di sungai,” ujar Darman dalam keterangannya.

Ia menambahkan, dalam laporan video yang beredar, terdapat dugaan adanya pembuangan limbah atau sampah dari bagian hulu Sungai Batang Ayumi yang diduga berkaitan dengan kematian ikan. Namun, Darman menegaskan hal tersebut masih sebatas dugaan dan diperlukan pemeriksaan serta hasil uji sampel dari instansi berwenang untuk memastikan penyebab sebenarnya. HIPSI berharap Pemko Padangsidimpuan segera memberikan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan sehingga masyarakat, khususnya pengelola lubuk larangan, memperoleh kepastian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *