Bupati Saipullah: Kesungguhan Belajar dan Berpikir Kritis Merupakan Wujud Bela Negara Mahasiswa

Uncategorized41 Dilihat

Tribunnews8.com, MADINA, Tribunnews8.com — Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan, bentuk konkret bela negara bagi mahasiswa di tengah perkembangan teknologi dan era digitalisasi dapat diwujudkan melalui kesungguhan dalam belajar serta kemampuan berpikir kritis.

Hal itu disampaikan Saipullah saat membuka Seminar Bela Negara yang diinisiasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Madina di aula kampus, Desa Pidoli Lombang, Senin (5/10/2026). Menurutnya, tantangan terhadap bangsa saat ini tidak hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga muncul melalui disinformasi, hoaks, intoleransi, polarisasi sosial, radikalisme, narkoba dan kejahatan siber.

“Dulu, membela negara berarti siap mengangkat senjata, tapi hari ini membela negara juga berarti siap mengangkat ilmu, teknologi, dan karya,” kata Saipullah.

Ia menegaskan, bela negara bukan sekadar konsep yang dipelajari dalam buku, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menjaga persatuan dan ketahanan nasional. Karena itu, mahasiswa sebagai agen perubahan dan generasi intelektual diharapkan mampu belajar sungguh-sungguh, berpikir kritis, melawan hoaks serta menggunakan media sosial secara bijak.

Saipullah juga menyatakan terbuka terhadap gagasan, kritik dan masukan konstruktif dari kalangan kampus. Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah, tetapi turut berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat. “Bela negara harus menjadi karakter dan budaya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *