Tanamkan Nilai Sejarah , Naposo Bulung GKPA Resort Khusus Kota Padangsidimpuan, Ibadah PA di titik Nol Kekristenan Tanah Batak di ParauSorat.

Berita82 Dilihat

Reporter Martahi Simanungkal, Tapanuli Selatan, Tribunnews8. ComPerkuat persaudaraan dan Iman serta tidak Ingin lupa akan sejarah perjalanan Kekristenan ditanah Batak, Persekutuan Naposobulung Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) Resort Khusus Padangsidimpuan kunjungi tempat bersejarah awal mulanya kehadiran Kekristenan di tanah batak yakni Parau Sorat yang terletak di kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan provinsi Sumatera Utara, sabtu, 29/8/2026

 

Sembari menikmati liburan akhir pekan, Naposobulung GKPA Resort Khusus Padangsidimpuan melaksanakan Ibadah Pendalaman Alkitab(PA) di lokasi bersejarah, Titik nol hadirnya Kekristenan di Tanah Batak.

 

Pada tanggal 22 januari 1857, Missionaris Belanda, Gerrit Van Asselt Tiba di Sipirok dan menjadi missionaris pertama yang berhasil menetap dan mengajarkan Kekristenanan di Tanah Batak, mendirikan Gereja dan dunia pendidikan disipirok.

 

Awal mula berkembangnya ajaran kekristenan ditanah Batak ditandai dengan di Baptisnya Main Tampubolon dengan nama Batis Jacobus Tampubolon dan Pagar Siregar dengan nama Baptisnya Simon Siregar pada tanggal 31 maret 1861,dan menjadi orang pertama Kristen ditanah Batak.

 

Usai Ibadah serta diskusi tentang sejarah hadirnya kekristenan di tanah Batak, St. Bonardo AP Marpaung, M.AP selaku pembina naposo Bulung Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) mengatakan, ” Selain menggali dan menanamkan nilai sejarah kepada anakmuda, ini juga kita lakukan untuk memupuk ikatan rasa persaudaraan yang kokoh sesama Naposo Bulung GKPA.”

 

“Maka dengan ini, kami juga harapkan kepada seluruh umat dimanapun berada bolehlah berkunjung ke Parau Sorat , yang terletak di kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Karena tempat dan nilai sejarah ini juga adalah milik kita bersama,”ujar Bonardo.

 

Sementara itu Ketua Naposo Bulung GKPA resort Khusus Padangsidimpuan, Gerald Sitompul beserta rombongannya, mengaku sangat senang dan gembira.”Selain berakhir pekan, ditempat ini juga kami bisa dapat pengetahuan nilai sejarah, serta pertumbuhan iman. Kami semakin mengerti dan erat dalam ikatan persaudaraan, sesama kami, semoga kedepan Naposo Bulung GKPA Resort Khusus Padangsidimpuan semakin bertumbuh dalam iman, semakin maju, dan semakin menyatu, ,”ucap Gerald.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *