Tribunnews8.com, JAKARTA – Hampir 2.000 orang, mayoritas pelajar, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan dalam sejumlah kejadian yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus tersebut terjadi di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Gejala yang dialami korban antara lain mual, muntah dan diare. Salah satu kejadian dengan jumlah korban terbesar dilaporkan terjadi di Rembang, Jawa Tengah, yang melibatkan lebih dari 770 siswa.
Pemerintah kini memperketat pengawasan terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Evaluasi dilakukan terhadap pusat-pusat penyedia makanan agar proses penyimpanan, pengolahan dan distribusi makanan memenuhi standar kesehatan.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan.
Kasus keracunan tersebut menjadi perhatian serius karena program MBG terus diperluas ke berbagai daerah.
Pemerintah diharapkan memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan diterapkan secara ketat sehingga program yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat tidak menimbulkan risiko kesehatan.







