PAD Besar, Jalan Tetap Rusak, Aktivis Dewi Sartika Siregar Soroti Kinerja Pemkab Paluta

Berita, Daerah120 Dilihat

Ket.potho kondisi jalan terkiniTribunnews8.com, PALUTA — tribunnews8.com. Kondisi ruas jalan Simpang Baragas–Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), kembali mendapat sorotan. Jalan yang disebut menjadi kewenangan pemerintah daerah itu masih ditemukan rusak dan berlubang, meski Kecamatan Simangambat dikenal memiliki aktivitas perkebunan dan potensi ekonomi yang besar.

Aktivis Dewi Sartika Siregar, Sabtu (12/9/2026), mempertanyakan perhatian Pemkab Paluta terhadap masyarakat Simangambat yang selama ini ikut menopang aktivitas ekonomi daerah. Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat salah satu perusahaan perkebunan yang nilai BPHTB-nya mencapai sekitar Rp144 miliar.

“Begitu banyak perusahaan perkebunan di Kecamatan Simangambat. Tetapi masyarakat masih harus berhadapan dengan jalan rusak dan berlubang. Lantas apa yang diberikan Pemda Paluta kepada kecamatan dan desa yang ikut menopang pendapatan daerah?” tegas Dewi.

Menurut Dewi, persoalan tersebut bukan untuk mempersoalkan keberadaan perusahaan perkebunan, melainkan mempertanyakan bagaimana potensi pendapatan daerah dikelola dan diwujudkan dalam pembangunan yang dirasakan masyarakat. Ia juga meminta Pemkab Paluta transparan mengenai kontribusi pendapatan dari wilayah Simangambat serta anggaran pembangunan yang dialokasikan ke kawasan tersebut.

Dewi mendesak Pemkab Paluta segera menangani ruas Simpang Baragas–Simangambat. Ia menilai jalan yang layak dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, distribusi hasil perkebunan dan pelayanan publik. “Ini bukan sekadar persoalan jalan berlubang, tetapi menyangkut rasa keadilan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *