Polda Metro Jaya Penggerebekan Markas Judi Online Berkedok Kantor Konten Digital di Cijantung

Uncategorized26 Dilihat

Tribunnews8.com, ​JAKARTA — Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya menggerebek sebuah rumah mewah yang dijadikan markas pengoperasian judi online (judol) di kawasan Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Penggerebekan yang berlangsung pada malam hari tersebut membuat gempar warga sekitar yang selama ini tidak mencurigai aktivitas di dalam bangunan tertutup tersebut.

​Lokasi yang tampak seperti rumah hunian biasa itu rupanya dimanfaatkan oleh jaringan pelaku untuk menyamarkan aktivitas ilegal mereka. Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan keberhasilan tindakan ini saat memberikan keterangan kepada wartawan. “Kami menindak tegas segala bentuk praktik perjudian online. Dari penggerebekan di Cijantung ini, kami menemukan indikasi kuat bahwa markas ini mengelola puluhan situs judi online internasional dengan omzet mencapai puluhan miliar rupiah per bulan,” ujarnya.

​Saat penggerebekan dilakukan, petugas berhasil mengamankan puluhan orang yang sedang bekerja sebagai operator, admin, hingga tim teknis pemeliharaan situs. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa puluhan unit komputer, ratusan telepon seluler, perangkat server, serta catatan transaksi keuangan dalam jumlah fantastis.

​Warga setempat mengaku sangat terkejut dengan penggerebekan ini karena penghuni rumah dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Kepada tetangga, para pelaku sempat mengaku menggunakan bangunan tersebut sebagai studio pembuatan konten digital dan pemasaran media sosial.

​Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Polisi mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya, sementara penyidik fokus melacak aliran dana. “Kami tidak berhenti di sini. Tim penyidik masih terus melakukan pengembangan guna mengejar pemodal utama, membongkar jaringan penyedia server, serta melacak aliran dana yang diduga mengalir ke luar negeri,” pungkas perwakilan kepolisian tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *